5 Tren Teknologi Smartphone yang Diprediksi Muncul Tahun 2021

Close up of a man using mobile smart phone

Meski di tengah pandemi, inovasi teknologi pada smartphone seolah tak pernah ada hentinya. Masih ingat dengan Samsung Galaxy Z Flip yang dirilis Agustus 2020 lalu dan dibanderol dengan harga Rp 17 jutaan? Smartphone yang bisa dilipat ini cukup membuat gempar publik karena desain dan bodinya yang ciamik. Seperti yang kita tahu, HP dengan bentuk flip dulu pernah populer di era 2000-an. Kini, Samsung seolah ingin membangkitkan lagi era kejayaan HP flip namun dalam teknologi yang lebih canggih.

Setiap tahunnya, selalu ada kejutan dari produsen-produsen HP ternama. Baik yang kategorinya entry level sampai flagship, semua punya inovasi dan pembaruan teknologinya sendiri yang membuat banyak orang makin kepincut untuk ganti HP meski sebenarnya nggak butuh-butuh amat. Nggak heran kalau HP adalah jenis gadget yang laris manis dibeli dan dipasarkan sepaket dengan tawaran kredit maupun cicilan tanpa kartu kredit.

Buat kamu yang berencana ganti HP baru di penghujung tahun 2020, sebaiknya tahan dulu. Sebab kabarnya, di tahun 2021, ada lebih banyak lagi teknologi baru yang akan diprediksi akan disematkan ke smartphone keluaran terbaru. Apa saja? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Kapasitas baterai dan fast charging yang super

Baterai kapasitas 3.000 atau 4.000 mAh? Udah biasa! Di 2021, kabarnya akan ada smartphone yang dibekali baterai berkapasitas 5.000 hingga 6.000 mAh. Bukan cuma itu, baterai berkapasitas besar ini juga akan didukung teknologi fast charging sebesar 100 Watt ke atas. Dikutip dari inet.detik.com (26/10/20), tren ini terprediksi salah satunya dari Xiaomi dan Vivo yang pada tahun lalu sudah mulai meluncurkan teknologi fast charging sebesar 120 Watt. Selain itu, di penghujung tahun 2020 ini, sudah banyak smartphone yang dibekali baterai sebesar 5.000 mAh, contohnya Xiaomi Redmi Note 9 Pro, Realme C11, dan OPPO A9.

Desain flip dan dual screen

Tren Galaxy Z Flip dan dual screen juga diprediksi kemungkinan akan masih berlanjut di tahun 2021. Dengan adanya teknologi ini, pengguna bisa memiliki smartphone yang multifungsi: bisa dipakai sebagai HP ataupun dalam tampilan seperti tablet. Ada yang menyatu atau bentuk layarnya fleksibel, ada juga yang berupa aksesori tambahan seperti TwinView Dock yang ada pada ASUS ROG Phone.

Teknologi 5G

Sudah digadang-gadang sejak akhir tahun 2018, teknologi 5G kabarnya diprediksi akan mulai menyentuh semua segmen smartphone di tahun 2021. Jadi, bukan hanya smartphone flagship saja yang akan didukung oleh teknologi yang kecepatan transfer datanya bisa mencapai 1 Gbps ini. Yang entry-level juga kemungkinan akan mendapat asupan teknologi 5G seiring dengan keluaran prosesor/chipset terbaru. Terkait hal tersebut, jaringan 5G di Indonesia sendiri masih dalam tahap persiapan.

Gimbal Stabilization

Salah satu persaingan ketat antar brand smartphone terlihat pada fitur dan teknologi yang disematkan di kameranya, baik kamera depan maupun belakang. Alih-alih menambah resolusi kamera atau mempertajam AI, Gimbal Stabilization adalah tren teknologi pada kamera HP yang diprediksi akan ramai disematkan pada smartphone di tahun 2021. Apa itu Gimbal Stabilization?

Secara singkat, Gimbal Stabilization adalah sebuah teknologi yang dapat membuat kualitas foto atau video yang diambil menggunakan smartphone menjadi lebih stabil, jernih, dan ciamik. Jadi, nggak perlu lagi take foto atau video berulang-ulang karena goyang ketika proses pengambilan. Bukan hanya itu, Gimbal Stabilization juga berfungsi untuk menjaga kualitas gambar atau video tetap baik meski di malam hari, teknologi pembesaran atau zoom yang maksimal, hingga stabilitas saat merekam gerakan-gerakan yang detail.

Salah satu smartphone pelopor teknologi ini adalah Vivo X50 Pro yang sudah dirilis bulan Juni 2020 lalu dan dibanderol dengan kisaran harga Rp 7 juta sampai Rp 10 jutaan.

Kamera bawah layar

Masih seputar teknologi pada kamera, ada juga kamera bawah layar (under-display camera) yang diprediksi akan menjadi tren terbaru pada smartphone di tahun 2021. Secara singkat, teknologi ini akan membuat kamera terutama kamera selfie berada di bawah layar smartphone sehingga tidak lagi perlu ada jeda atau bahkan notch yang mengganggu layar. Hasilnya, bentangan layar smartphone akan makin penuh dan membuat penggunaan bisa jadi lebih maksimal. Teknologi ini sudah jadi pembicaraan sejak pertengahan tahun 2019 melalui OPPO yang resmi memperkenalkannya ke publik. Namun, teknologi ini kabarnya lebih dulu dipatenkan oleh Samsung. Kita lihat saja, di tahun 2021, smartphone mana yang lebih dulu akan lahir dengan teknologi ini?

Siap-siap cicilan tanpa kartu kredit HP baru di tahun 2021, daftar Kredivo sekarang!

Buat persiapan kredit HP di tahun yang baru, kamu bisa mulai daftar akun kreditnya dari sekarang, lho. Baik itu kartu kredit maupun fasilitas cicilan tanpa kartu kredit dari fintech seperti Kredivo.

Kredivo adalah aplikasi cicilan tanpa kartu kredit yang saat ini sangat populer karena limitnya besar, bunganya rendah, dan mitra merchantnya sangat banyak. Hampir semua e-commerce dan merchant ternama yang ada saat ini sudah menjadi mitra Kredivo dalam hal layanan cicilan tanpa kartu kredit. Ada Bukalapak, Tokopedia, Blibli, JD.id, Erafone, Samsung, iBox Erajaya Group, Xiaomi, Electronic City dan masih banyak lagi.

Nggak kalah dengan kartu kredit, Kredivo dapat memberikan limit maksimal sampai 30 juta bagi akun Premium. Untuk cicilan, syaratnya pengguna harus belanja minimal Rp 1 juta di merchant rekanan Kredivo. Baru setelah itu, pengguna bisa pilih bayar atau cicilan tanpa kartu kredit pakai Kredivo dengan pilihan tenor 3, 6, atau 12 bulan, tanpa perlu bayar uang muka. Sementara suku bunganya hanya 2,6% per bulan. Plus, saat ini, Kredivo sedang mengadakan program cicilan 0% untuk harbolnas, lho!

Buat kamu yang memenuhi tiga syarat berikut, kamu bisa download aplikasi Kredivo dan daftar akun sekarang juga. Proses approvalnya cuma 1 x 24 jam!

  1. WNI yang berusia 18 – 60 tahun.
  2. Memiliki penghasilan tetap minimal Rp 3 juta per bulan.
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Kamu Suka?
Tekan "Like", Pliss!

Ikuti di Twitter !